Breaking News

Kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol Ir Sukandar : Aksi War On Drugs BNNP T.A 2022

 


JN, BANDA ACEH - Kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol Ir Sukandar MM mengatakan, dalam upaya guna pencegahan kepada masyarakat BNNP telah melakukan sosialisasi bahaya narkoba sebanyak 391 kegiatan, dimana menyasar 15 ribu orang yang mencakup instansi Pemerintah, swasta, pendidikan serta masyarakat.


Disampaikannya dalam press rilisnya kepada awak media lokal Banda Aceh di Banda Aceh (29 Desember 2022).


"Penguatan nilai War On Drugs juga dilakukan melalui kegiatan penyebarluasan lagu Mars BNN sebanyak 281 kegiatan khususnya baik pada sarana radio, pemanfaatan mobil menyapa maupun di sekolah-sekolah," ujarnya.


Namun, aspek pencegahan ini juga tentunya BNN melakukan penyebarluasan informasi melalui sarana sosial media dengan cara memuat postingan pada akun sosmed BNNP di jajarannya dengan jumlah konten atau gambar sekitar 3000 postingan dalam setahun dengan langkah pemanfaatan media luar ruang melalui baliho, spanduk, penyebaran stiker hingga kegiatan kampanye dialogis maupun sambang warung kopi dan lain sebagainya.

Ia katakan, BNN selama ini juga telah melibatkan berbagai komunitas olahraga untuk mengkampanyekan War On Drugs tahun 2022 seperti kegiatan bersepeda, badminton, sepakbola, tenis meja dan sebagainya.

"Sedangkan khusus Bidang Pemberdayaan Masyarakat di jajaran BNN Aceh telah melakukan pembinaan dan pendampingan program di 34 Desa Bersinar di Provinsi Aceh, 15 Desa diantaranya masuk kategori kawasan rawan yang mendapatkan pembinaan keterampilan "Lifeskill"  yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat yang berada pada kawasan yang berada pada kawasan rawan narkoba," ungkapnya.

Lanjutnya, BNNP Aceh juga telah memberikan pelatihan dan penguatan ketahanan diri anti narkoba terhadap 55 keluarga di 11 Desa yang bertujuan terbangunnya penguatan komunikasi dan hubungan orang tuadan anak sehingga anak dapat menjadi lebih produktif serta mengurangi resiko terhadap penyalahgunaan narkoba.

"BNNP Aceh saat ini sudah membentuk dan membekali pengetahuan untuk 840 penggiat anti narkoba yang nantinya penggiat akan menjadi sebagai fasilitator BNN tiap masing-masing lingkungannya dalam mendorong kegiatan pencegahan narkotika," katanya.


Namun, penguatan kerjasama program sasaran keluarga, kalangan perempuan, remaja dan khususnya anak juga sudah berlangsung kerjasama dengan dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak terkait pencegahan bahkan Kementerian Agama terkait tes urine bagi calon pengantin, Kampus Universitas Syiah Kuala terkait kampus bersinar, pembentukan sekolah bersinar di tiap provinsi Aceh yang bekerjasama dengan tim penggerak PKK dengan pihak terkait lainnya dalam penyebar luasan informasi.

"BNN Aceh juga sepanjang tahun 2022 ini sebanyak 77 kegiatan yang telah menyasar sebanyak 20 ribu orang dengan mencakup instansi Pemerintah, Swasta, Pendidikan serta masyarakat," ujarnya.


Oleh sebab itu, program Nasional "Grand Design Alternatif Development" telah berhasil mengembangkan kemandirian masyarakat pada komoditi produktif telah mencapai 18 ribu hektar lahan pada tiga wilayah yakni, Aceh Besar, Bireuen dan Gayo Lues yang komoditi dikembangkan berupa jagung, kopi, kedelai, kunyit, pisang dan lainnya, sedangkan komoditi kopi bekerjasama dengan salah satu perusahaan penyedia kopi Starbuck.


"Khusus bidang rehabilitasi jajaran BNNP Aceh sudah melakukan rawat jalan terhadap 212 orang diantaranya 15 orang rawat inap, sementara yang mendapatkan layanan SKHPN di klinik Pratama BNN sebanyak 1.454 orang dan BNNP Aceh beserta jajaran juga membentuk 17 layanan intervensi berbasis masyarakat guna memberikan akses kepada penyalahgunaan ringan narkoba untuk dapat pergunakan layanan rehabilitasi," ungkapnya.


Adapun BNNP Aceh melalui bidang pemberantasan juga telah melakukan pemusnahan dengan pembakaran lahan ganja seluas 8 Hektar di Aceh Besar. "Penangkapan pelaku kejahatan narkotika sebanyak 52 orang dengan barang bukti yang berhasil disita yakni ganja seberat 17,8Kg dan Sabu seberat 19,3 Kg bahkan untuk terkait perkara TPPU yang berhasil diungkap 1 berkas," imbuhnya. (Ulan)

Tidak ada komentar