Breaking News

Kadisbudpar Aceh Buka Sosialisasi Penguatan Kelembagaan Kepariwisataan dan Sekaligus Pelantikan Pengurus DPD Forum Backstagers Aceh, M Harly Sofyan


JN, BANDA ACEH - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Aceh membuka Sosialisasi Penguatan Kelembagaan Kepariwisataan dan Pelantikan Pengurus DPD Forum Backstagers Aceh yang berlangsung di Hotel Amel Convention Hall, Banda Aceh, Selasa (29 Maret 2022).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Aceh, Jamaluddin, SE, M.Si, Ak mengatakan, setiap event yang terselenggara di Aceh ada yang bertanya untuk perempuan apakah harus memakai jelbab, kita selaku tuan rumah sesuai dengan qanun syariat islam untuk memakai jelbab dikhususkan bagi perempuan yang beragama muslim menurut keyakinannya islam memakai jelbab.

"Promosi pariwisata terbesar diharapkan dapat terus dikembangkan guna mendukung sektor pariwisata dengan seluruh event yang sudah banyak sukses yaitu Sabang Marathon, festival coffee kutaraja, khasanah Piasan Nanggroe 2022, festival Pulo Aceh, Pekan Budaya Tradisi Barat Selatan yang diikuti 8 Kabupaten dan Kota bahkan dihadiri 10 ribu orang dengan dibantu pihak Kepolisian dan TNI, Aceh Street Food Festival, Pekan budaya tradisi berselan, muktamar IDI dan lainnya sebagainya," ujarnya. 

Ia katakan, Backstagers semoga kedepan dapat terus bekerjasama dengan Pemerintah Aceh terjalin lebih baik lagi melalui setiap adanya event kedepan. 

"Harapan kita untuk pelaku usaha pariwisata dapat terus bangkit dan bersinergi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata agar seluruh promosi produk lokal dapat meningkatkan ekonomi Aceh, tentunya kita juga terus menghimbau anak generasi muda untuk jauhi narkoba maupun ganja agar lebih berkreatif karena anak Aceh sebenarnya berprestasi," ungkapnya.

ketua Umum Pusat Backstagers, Sofyan Nasution mengatakan, Backstagers adalah asosiasi perusahaan event organizer yang sudah ada di 11 Provinsi dengan memiliki 300 anggota dengan visi misi untuk memajukan industri event yang berkolaborasi dengan industri pariwisata dengan momen pariwisata salah satunya.

"Pariwisata itu ada momennya yang orang mau berkunjung disuatu daerah karena ada event seperti yang baru berlangsung belakangan ini Mandalika kegiatan MotoGP sebanyak enam ribu orang yang berdatangan bahkan fasilitas hotel sampai tidak mencukupi sama dengan di Aceh juga begitu, saya berharap banyak tercipta event yang baru dengan kearifan lokal dan keunggulan Aceh yang bisa sampai ke Nasional bahkan Internasional karena Aceh memiliki kuliner yang sangat enak bahkan kopi juga sangat sudah sedunia," ungkapnya.

Ia katakan, Backstagers ini hadir mengutamakan legalnya member dan edukasi menjadi EO yang profesional sehingga setiap event yang membutuhkan kita turut hadir dengan lebih siap dan ok lah, apalagi bersama Harly sudah sangat kenal selama 15 tahun hingga saat ini sangat bagus misi dan visinya kedepan.

Sementara itu, Ketua DPD Backstagers Aceh, M Harly Sofyan mengatakan, terbentuk asosiasi EO event organizer ini sejak tahun 2020 dengan tujuan untuk bangkit dari keterpurukan covid-19 karena Aceh termasuk industri paling terdampak terkena imbasnya, dengan terget yang benar melalui event yang terselenggara berkolaborasi dengan Pemerintah Aceh sehingga terukur dengan tepat.

"Agenda kegiatan kita ada seminar talk show forum Backstagers Indonesia bersama Pemerintah Aceh dan Pelantikan Ketua DPD Backstagers Aceh yang dilantik langsung oleh Ketua Umum Backstagers Pusat, Sofyan Nasution," ujarnya.

Namun, kerjasamanya kita dengan Pemerintah Aceh dengan harapan bisa menjadi konsultannya Pemerintah pada saat membuat perencanaan event dari segi anggaran, perencanaan, pengawasan dan konsepnya agar dapat tampil secara maksimal kedepannya. (Ulan)

Tidak ada komentar